Buaya diam sejenak dan berpikir. Terbayanglah seekor itik yang besar dibandingkan dengan seekor ikan gurame. Buaya akhirnya mengikuti saran ikan gurame. Setibanya di dekat itik berada, ia langsung memburunya. Itik berlari ke darat untuk menghindari serangan buaya. Buaya terus mengejar, dan itik terdesak di sudut sebuah pohon. "Hati itik! Mau lari ke mana kamu?" gertak buaya.
"Jangan buaya! Janganlah kau mangsa aku, dagingku tidaklah seberapa besar. Kalau kau makan dagingku, pasti kau akan cepat lapar." seru itik memohon. "Tetapi kalau kau ingin mangsa yang lebih besar dari aku, aku dapat menunjukkan di mana tempatnya." "Tidak, aku sudah lapar sekali. Dagingmu kurasa cukup lumayan untuk mengisi perutku yang kosong ini." ujar buaya yang sudah merasa lapar sekali. "Tunggu, tunggu dulu! Kalau kau ingin mangsa yang besar, di hutan sebelah sana ada seekor kambing yang besar dan gemuk. Bukankah daging kambing lebih lezat jika dibandingkan dengan dagingku?" usul itik.
"Baiklah, kalau begitu tunjukkan aku di mana kambing itu berada sekarang. Sebab aku sudah tak kuat lagi menahan lapar." Buaya menyetujui usul itik, karena ingin mendapatkan mangsa yang lebih besar lagi. Itik berjalan menuju hutan dan buaya mengikuti dari belakang. Sampailah di hutan yang dimaksud. Di sana terlihat seekor kambing yang memakan rumput dan daun-daunan. Tubuh kambing itu lumayan besar dan kelihatan sehat dan segar. Perlahan-lahan ia mendekati kambing, sedangkan itik kembali ke sungai.
"Hai kambing! Sedang apa kau?" tanya buaya membuat kambing terkejut. "Aku sedang makan, memangnya ada apa?" jawab kambing sambil berhenti mengunyah rumput. "Aku juga mau makan." ucap buaya sambil membuka moncongnya lebar-lebar. "Kalau begitu mari kita makan bersama. Rumputnya masih banyak jangan khawatir. Ayo kita makan!" ajak kambing itu. "Bodoh! Aku tidak suka makan rumput!" sahut buaya geram. "Lantas, kamu biasanya memakan apa?" tanya kambing lagi. "Aku suka makan daging. Mungkin dagingmu juga enak kalau kusantap. Alangkah lezatnya dagingmu." kata buaya sambil membuka mulutnya.
"Tunggu dulu! Kalau kau ingin mangsa yang lebih besar dan lebih lezat, aku dapat menunjukkannya. Di hutan sebelah sana ada seekor gajah yang besar sekali. Bila kau dapat memangsangnya, kau pasti akan tahan beberapa hari tidak makan. Konon kabarnya daging gajah itu empuk dan sangat lezat rasanya." bujuk kambing.
Buaya menyetujui bujukan kambing, karena terbayang akan mendapat mangsa yang lebih besar serta dagingnya empuk dan lezat. "Baiklah, sekarang tunjukkan aku di mana tempatnya?" seru buaya. "Baik, akan aku tunjukkan tempatnya, tapi aku tidak dapat mengantarkanmu karena aku belum selesai makan." ucap kambing berdalih. "Ya, cepat tunjukkan saja arahnya."
"Di sebelah barat sana di sana ada telaga. Disitulah tempat gajah-gajah berkumpul." seru kambing. Buaya berlalu meninggalkan kambing untuk mencari gajah. Di tengah perjalanan ia bertemu dengan seekor kerbau. Lantas bertanya pada kerbau yang sedang berkubang itu. "Hai kerbau! Tahukah kau di mana tempatnya gajah berada? Kalau kau tahu tolong tunjukkan kepadaku," sapa buaya pada kerbau. "Ada apa kau mencarinya?" tanya kerbau.
"Aku ingin sekali memakan dagingnya. Kata kambing, daging gajah itu empuk dan lezat rasanya." Jawab buaya. "Baiklah kalau begitu, mari aku antarkan ke tempat gajah itu berada." Ajak kerbau. Tibalah mereka di dekat telaga. Ada beberapa ekor anak gajah yang sedang minum air telaga. Kerbau pergi setelah menunjukkan tempatnya.
"Benar kata kambing. Gajah itu memang besar-besar. Aku pasti akan kenyang apabila dapat memakan seekor saja. Aku dapat tidur beberapa hari kemudian." Seru buaya dengan perasaan gembira melihat mangsanya yang cukup besar-besar. Lalu didekatinya seekor anak gajah yang sedang minum itu.
"Hai gajah! cepat minumnya, karena aku akan segera memangsamu. Perutku sudah tak kuat lagi menahan lapar." ucap buaya kepada anak gajah. Anak gajah itu kaget mendengar ancaman buaya, lalu berteriak memanggil induknya. Tidak lama kemudian beberapa ekor gajah besar datang ke tempat itu. "Ada apa anakku?" Adakah yang mengganggumu?" tanya salah satu gajah yang paling besar. "Ya, aku diganggu oleh buaya itu. Katanya dia akan memangsaku." Seru anak gajah sambil menangis. "Apa? Kau ingin memangsa anakku?" kata gajah besar dengan marah. "Oh, rupanya ada yang lebih besar lagi. Kalau begitu kau saja yang kumangsa, supaya perutku kenyang!" seru buaya yang serakah itu. "Cobalah kalau dapat, wahai buaya yag serakah!"
Buaya lalu menyerang gajah besar. Moncongnya yang panjang dengan gigi-giginya yang tajam menyerang gajah besar. Gajah besar melompat dan menginjak perut buaya. Dengan belalainya yang panjang ia melilit moncong buaya itu. Ketika ekor buaya ingin menyambar tubuh gajah besar, kaki gajah besar menghadangnya lalu menginjaknya. Buaya jadi tak dapat berkutik, karena moncong dan ekornya tidak dapat bergerak. Sedang kaki-kaki gajah besar terus menginjak-injak tubuh buaya hingga tak bernapas lagi.








23 komentar:
serasa dongeng ya :D
______________________
Nabrak.Biz - Free Andr0id Apps
Pelajaran yang sangat berharga mas, kita tidak boleh serakah.
wah..artikelnya unik juga cocok buat dongeng
Dongeng sebelum tidur? bisa jadi ya bro ..
buat saya, pesannya adalah,
rejeki biar kecil ya disukuri saja :)
berarti ada pesan inspiratif didalamnya
makanya kalo mau jadi "buaya darat" jangan terlalu banyak milih..sikat aja semuanya hahahahaha...
Dongeng yang menarik sob,
" SUKSES SELALU UNTUK ANDA"
Menarik sekali, Ketidakpuasan juga sifat sebagian orang :)
Dongeng ini berlaku juga sampai sekarang di dunia ini.
thanks for share Informatons. this post is very useful for me..
wah cerita ini bikin seru juga tuh sob,,
hehe, makasih banyak atas infonya sob
Blog dan artikelnya bagus juga, komentar juga ya di blog saya www.memebee.net
Your blog is very interesting. I was greatly helped by the information ..
please visit my blog
I also want to get acquainted with you .. hopefully with this friendship we grow closer and complement deficiency
Your blog is very interesting. I was greatly helped by the information ..
please visit my blog
I also want to get acquainted with you .. hopefully with this friendship we grow closer and complement deficiency
mantaaaaaaaaaaaaaapppppp
Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia
Home Interior
Cherry Belle
TOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia
Tokoindo Terbaik termurah
Mobil Keluarga Terbaik Di Indonesia
Home Interior
Cherry Belle
TOP 1 Oli Sintetik Mobil-Motor Indonesia
Blogger Nusantara Blogpreneur Indonesia
Tokoindo Terbaik termurah
Ijin baca2 Sob...
Blog dan artikelnya bagus, komentar juga ya ke blog saya http://ceritaserudewasa.blogspot.com
Great article!
nice boss.. D
Berkunjung kang... Apa khabar???
Salam kenal, sukses selalu boss...
keserakahan membawa kwmalangan..
thanks good info and helpful, always greeting a successful blogger. spirit
sprei
bed cover
Post a Comment