4 Kesalahan Fatal Penggunaan Masker Wajah yang Tanpa Disadari Sering Kita Lakukan

Apakah Pakai Masker Wajah Setiap Hari Bikin Kulit Lebih Mulus? Masker wajah mungkin menjadi salah satu produk skin care favorit Anda. Pasalnya, masker kerap menjanjikan kulit menjadi kian mulus dan bersih. Saking menjanjikannya, banyak orang termasuk pria, sering memakai masker wajah.

Dari sekian banyak cara perawatan kecantikan, masker adalah salah satu cara yang dianggap cukup mudah dalam merawat kecantikan dan dilakukan secara berkala. Penggunaan yang terbilang mudah membuat beauty item ini jadi favorit tak sedikit orang.

Namun, lantaran saking familiarnya, Anda bisa jadi tak menyadari tengah melakukan kesalahan ketika memakai masker. Agar bisa memberi hasil lebih maksimal, hindari deretan kesalahan saat memakai masker seperti berikut ini:



Kulit dalam keadaan tidak bersih

Walau sudah mencuci muka, belum tentu kulit dalam kondisi bersih optimal. Pastikan kembali kebersihan kulit dengan mengaplikasikan toner sebelum mencuci wajah. Toner mampu mengangkat kotoran secara optimal sekaligus mempersiapkan kulit agar produk yang digunakan setelahnya dapat memberi manfaat seperti seharusnya.

Menggunakan masker terlalu lama

Menggunakan masker terlalu lama nyatanya tak membuat kulit jadi lebih baik. Kondisi tersebut justru akan membuat tekstur kulit semakin kering dan kehilangan keseimbangannya. Alhasil, pertahanan kulit menurun dan menimbulkan sejumlah masalah.

Menurut dokter kecantikan Kardiana Purnama Dewi, fungsi utama pemakaian masker wajah adalah untuk menambah kadar air di wajah dan menyerap minyak berlebih. Namun, terlalu lama pakai masker wajah justru akan memberikan efek sebaliknya, yaitu menghilangkan kelembapan alami wajah.

Kalau kita rutin pakai masker wajah setiap hari, ini artinya masker akan menyerap minyak di wajah secara terus-menerus, bahkan sampai menyerap minyak alami di kulit wajah. Apalagi jika memiliki masalah kulit kering, pakai masker wajah setiap hari justru membuat kulit semakin mengering dan menghilangkan kelembapan alami wajah.

Faktanya, banyak yang menganggap bahwa khasiat masker akan lebih maksimal bila diaplikasikan dalam waktu yang lama hingga berjam-jam, bahkan sampai semalaman. Alih-alih mengembalikan kelembapan kulit, cara ini hanya akan membuat kulit kian mengering karena terlalu lama terkena udara yang bercampur dengan masker.

Tidak menggunakannya secara rutin

Skincare apapun jika tidak digunakan secara rutin tidak akan memberikan manfaat dan perubahan signifikan. Jadi, pastikan untuk mengaplikasikannya secara rutin dan penuh komitmen agar hasil terbukti pada kulit. Rutin bukan berarti menggunakan masker terlalu lama, seperti yang dijelaskan pada point 2 diatas.

Menggunakan formula yang salah

Ini akan berakibat fatal. Pasalnya, kulit memiliki karakteristik berbeda satu sama lain. Jika kondisi kulit Anda kering, hindari masker dengan bahan-bahan yang dapat menarik minyak berlebih, atau sebaliknya.

Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, Anda juga bisa mencari masker dengan kandungan cenderung menenangkan kulit. Dengan cara tersebut, kulit akan senantiasa sehat dan terpenuhi kebutuhannya.


Hai Wanita Muslimah, Ini Perbedaan Antara Jilbab, Hijab, Khimar dan Kerudung Yang Perlu Diketahui

Pasti banyak yang tidak mengetahui perbedaan hijab, jilbab, khimar, dan kerudung. Banyak yang mengartikannya bahwa antara hijab dan jilbab sama. Sering kali wanita berhijab menyebut kain yang menutupi kepala sebagai jilbab, ada pula yang menyebutnya dengan kata hijab. Memang di Indonesia penyebutan kata hijab dan jilbab bukan hal yang asing lagi meskipun ada banyak jenis dan model penutup kepala lainnya, namun rata-rata mereka menyebutnya sebagai hijab atau jilbab.

Mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, dan karena itu pula banyak sekali kita jumpai wanitanya yang berpakaian muslimah. Semakin hari semakin kesini, semakin banyak pula wanita muslim yang berhijrah untuk menutup auratnya.

Entah itu benar karena ingin menjalankan perintah Allah atau hanya ikut ikutan trend fashion saja. Oleh sebab itu, saat ini perkembangan dunia fashion untuk wanita muslimah begitu pesat, sehingga begitu banyak model dan jenis hijab serta istilah-istilah baru dalam menggunakannya.

Khususnya bagi kaum hawa, sering kali kita mendengar istilah-istilah seperti : Jilbab, Hijab, Khimar, dan Kerudung. Lalu apakah istilah-istilah itu benar-benar berbeda? berikut penjelasannya :



1. Jilbab

Jilbab, asal kata dari Bahasa Arab (جلباب ) dan merupakan pakaian keseluruhan yang kita pakai untuk menutup aurat, hal ini tercatat dalam QS. Al-Ahzab: 59, dan perintah Allah sejalan dengan yang dijelaskan Nabi Muhammad Saw. dalam hadist beliau, yang artinya: “Wahai Asma! Sesungguhnya seorang perempuan apabila sudah cukup umur, tidak boleh dilihat seluruh anggota tubuhnya, kecuali ini dan ini, sambil Rasulullah SAW menunjuk muka dan kedua tapak tangannya”.

Nah, sudah komplit ya dijelaskan oleh Rasul Kita, Nabi Muhammad SAW, bahwasannya Jilbab itu adalah pakaian yang menutup seluruh tubuh kita dan yang tampak, hanya boleh wajah dan telapak tangan saja.


2. Hijab

Lalu bagaimana dengan istilah Hijab, kata ini belakangan popular banget, tutorial hijab, hijab street, dan lain lain. Sama seperti kata Jilbab, kata Hijab berasal dari Bahasa Arab, (حجاب ħijāb) artinya, benda yang menutupi sesuatu.

Dalam Al Qur’an kata Hijab ada di QS. Al Ahzab: 53. Arti hijab dalam Al Qur’an justru penutup secara umum, misalnya tirai, papan pembatas, atau kelambu. Bila dikaitkan dengan menutup aurat, istilah hijab bermakna selayaknya wanita yang berjilbab hendaknya menyempurnakan dan menjaga jilbab sesuai dengan fungsinya yakni menutup (hijab) tubuh.

Adapun tata cara berpakaian menutup aurat dalam Islam, menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan, pakaian tidak membentuk tubuh, tidak berlebihan memakai perhiasan, tidak menyerupai lelaki, tidak terlalu sederhana dan tidak terlalu mewah, berpakaian sesuai kesanggupan kita, karena nanti khawatir akan berujung pada penyakit hati berupa bangga pada diri atau pakaian sendiri.

Sahabat Muslimah, yang Jilbab dan hijabnya belum sempurna, masih bisa disempurnakan, namanya juga proses, tapi jangan kelamaan prosesnya ya, pelan tapi pasti, kan jadi adem lihatnya.


3. Khimar

Kalau khimar dan kerudung bagaimana pula?

Khimar dan kerudung beda tipis artinya, hanya saja di dalam Al Qur’an kata Khimar ada dalam QS. An Nur: 31.“Hendaklah mereka menutupkan khimar ke dadanya. (An Nuur :31)” dari ayat tersebut kita simpulkan arti bahwa khimar adalah kain yang menutupi kepala, leher dan dada, tentunya tanpa menutup wajah, bahkan ada lagi penjelasan, kain khimar tersebut menutup dari depan dan belakang.


4. Kerudung

Sedangkan kerudung, merupakan istilah untuk menyebutkan kain yang hanya menutupi kepala saja, dan sangat tidak dianjurkan untuk dipakai dalam melengkapi busana muslimah kita.

Jadi, Sahabat Muslimah, intinya adalah menutup aurat bagi muslimah, wajib hukumnya. Mau apapun istilahnya, lagi pula perintah Allah sudah jelas banget di dalam Al Qur’an. Semangat menyempurnakan menutup aurat yuk Sahabat Muslimah.

13 Trik Psikologi Sederhana Yang Dapat Anda Terapkan Untuk Menguasai Pikiran Orang Lain

Bolehkah kita mengendalikan pikiran orang lain? Jawabannya bisa iya bisa juga tidak, tergantung psikologi Anda. Disanubari hati kita yang paling dalam pasti pernah memiliki keinginan untuk mengendalikan orang lain, bahkan dalam kehidupan sosial bermasyarakat, pasti kita pernah memiliki pikiran atau impian-impian seperti ini.

Sebenarnya mudah untuk membuat orang melakukan beberapa hal tanpa mereka sadar kalau Andalah yang membuat mereka melakukannya. Yang perlu Anda lakukan adalah cukup mempelajari 13 trik psikologi berikut ini.



Anda akan takjub betapa mudahnya menguasai pikiran orang lain. Tentu saja hal ini butuh latihan dan tingkat percaya diri yang tinggi, dan akan menjadi sedikit lebih sulit diterapkan pada orang yang memiliki mental kuat.


1. Membuat Orang Lain Setuju

Saat Anda mengajukan permintaan pada orang lain, buat mereka setuju denganmu dengan cukup menganggukkan kepala. Tindakan ini membuat mereka percaya bahwa apa yang Anda katakan itu benar dan bahwa mereka harus mengangguk "ya" juga. Ini memanipulasi pikirannya sebagai makhluk sosial.


2. Pengkondisian Kata

Ketika sedang melakukan percakapan dengan orang lain, pilih satu kata yang pernah ia ucapkan, lalu setiap ia mengucapkan kembali kata itu atau kata yang mirip dengan itu, tersenyumlah, anggukkan kepala, atau beri ia semacam afirmasi positif. Perhatikan perubahannya, di satu titik ia akan mulai mengulang kata tersebut terus menerus.


3. Trik Brokoli

Kamu ingin anak-anak mudah memakan sayur brokolinya? Coba minta mereka untuk memilih apakah mau makan 2 potong atau 5 potong brokoli. Dengan cara ini, pilihan mereka bukan pada mau atau tidak mau makan sayur, tapi pilihannya mau berapa banyak mereka makan brokoli.

Dengan memberi mereka pilihan antara lebih rendah dan lebih tinggi, kamu membuat mereka merasa bisa mendapatkan 'pilihan jahat' yang lebih sedikit diantara dua pilihan tadi. Trik ini juga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nah, ini yang sering admin terapkan.. hehe...


4. Efek Zeigarnik

Pernah merasa ada lagu yang nyangkut di kepalamu? Pikirkan (atau nyanyikan) kalimat terakhir dari lagu tersebut. Pikiran kita cenderung akan terus memikirkan tentang tugas-tugas yang belum selesai, ini disebut sebagai Efek Zeigarnik. Dengan memikirkan akhir lagu, kamu memberikan sinyal ke otak bahwa tugasnya telah selesai, dan lagu tersebut tak lagi nyangkut di kepala.


5. Membangun Daya Tarik

Ketika bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya, saat hendak berjabat tangan, pastikan tanganmu terasa hangat. Sebuah jabat tangan yang hangat akan lebih mengesankan dibanding tangan yang dingin.

Anda juga harus secara halus meniru postur dan tindakannya, karena itu akan membangun kepercayaan dan membuatnya merasa cocok denganmu.


6. Mendapatkan Informasi

Ingin teman bisa terbuka padamu? Bertanyalah padanya, buat kontak mata terus-menerus dan tetap diam selama beberapa detik. Ia akan 'dipaksa' untuk terus bicara, meskipun mungkin ia akan merasa sedikit jengkel, namun ia akan terus bicara.


7. Gunting, Kertas, Batu

Ingin jadi juara tak terkalahkan dalam permainan gunting, kertas, batu? Cukup tanyakan sebuah pertanyaan sebelum permainan dimulai. Jika kamu bertanya sesaat sebelum aba-aba 'gunting, kertas, batu' dimulai, mereka akan hampir selalu menjadi bertahan dan selalu memilih 'gunting'.


8. Aku Tahu Apa yang Kamu Pikirkan

Ingin meyakinkan anak-anak kalau Anda adalah seorang paranormal? Jika Anda melihat anak sedang berbuat nakal tanpa ia tahu terlihat olehmu, berpalinglah selama beberapa detik. Saat memunggunginya, panggil anak dan sebutkan tingkah nakalnya tanpa berpaling. Mereka akan yakin kalau Anda bisa membaca pikirannya.


9. Nasihat Orangtua

Ingin orang bisa memperhatikanmu dengan serius? Bilang padanya bahwa saran yang Anda sampaikan adalah saran yang diberikan Ayahmu. Orang akan cenderung lebih menerima dan percaya pada nasihat orangtua.


10. Konfrontasi

Jika Anda melihat seseorang akan mendebatmu dalam sebuah rapat, duduklah tepat bersebelahan dengannya. Ini akan menjadi situasi yang canggung untuk berbicara tajam atau menjadi agresif pada orang yang dekat dengannya. Tak ada orang yang mau duduk bersebelahan dengan orang yang baru saja dicercanya, ambil keuntungan dari situasi ini.


11. Menangkap Penguntit

Anda takut seseorang menguntitmu? Berpura-puralah menguap sambil melirik orang yang Anda curigai mengikutimu. Karena menguap itu menular, mereka akan otomatis menguap juga, dari situ Anda bisa pastikan orang tersebut memang sedang mengikuti Anda.


12. Membuka Jalan di Kerumunan Orang

Jalanmu terhalang oleh kerumunan orang? cukup lihat kearah tujuan Anda dan pandang terus seakan terbentuk garis lurus kearah yang dituju. Pada area yang sibuk, orang-orang biasanya memperhatikan orang lain untuk melihat kemana mereka bergerak agar tidak bertubrukan. Dengan melihat kearah tujuanmu, orang lain akan menjauhi jalur yang akan Anda lewati.


13. Memerintah orang lain tanpa ia sadari

Jika Anda ingin temanmu membawakan sesuatu untukmu, contoh, jika Anda baru saja membeli buku dan ingin temanmu yang membawanya, yang harus kamu lakukan adalah terus bicara sambil menyerahkan bungkusan buku tersebut kepadanya. Kebanyakan orang akan otomatis mengambil bungkusan tersebut tanpa berpikir. Meski begitu, beberapa orang mungkin akan menjadi bingung, dan hanya sedikit bahkan sangat jarang ada orang yang menolaknya. Trik ini disebut 'The Talk and Pile".


Semoga bermanfaat

Pahlawan Nani Wartabone dan Tonggak Sejarah Hari Patriotik 23 Januari 1942 di Gorontalo

Namanya hampir tidak pernah tercatat dalam buku-buku sejarah. Padahal, apa yang dilakukannya sungguh luar biasa. Dia adalah seorang pahlawan nasional asal Gorontalo. Ya, dialah Nani Wartabone. lahir dari kalangan keluarga berada. Ayahnya bekerja untuk Pemerintah Hindia Belanda, ibunya seorang ningrat. Meski tak pernah hidup susah, bukan berarti ia tega tutup mata melihat penderitaan rakyat gorontalo saat itu.

Ketika masa kecilnya, Nani Wartabone tak sampai hati melihat rakyat kecil dihukum, meski mereka tahanan ayahnya sekalipun. Ia benci sekolah karena guru-gurunya yang orang Belanda selalu mengagung-agungkan Negeri Belanda setinggi langit dan merendahkan tanah airnya.

Nani Wartabone (kanan) Para penambang gorontalo beserta pengawas tahun 1924 (kiri)


Persinggungannya dengan politik diawali saat ia menjadi sekretaris Jong Gorontalo di Surabaya pada 1923. Nani Wartabone juga menjadi pemimpin cabang Partai Nasional Indonesia (PNI) di daerahnya.

Kala itu, tersiar kabar bahwa tentara sekutu kalah perang di Asia Pasifik oleh Jepang. Pihak Belanda berencana membakar gudang-gudang kopra dan minyak yang ada di Gorontalo.

Nani Wartabone yang tahu dengan rencana Belanda ini langsung menggerakkan rakyat Gorontalo untuk menghalangi dan menggagalkannya. Ia dan rakyat menangkapi para pejabat Belanda yang masih ada sebelum Jepang masuk ke Gorontalo. Nani Wartabone bersama rakyat pun bergerak mengepung kota.

Akhirnya, Komandan Detasemen Veld Politie WC Romer dan beberapa kepala jawatan yang ada di Gorontalo menyerah. Selesai penangkapan, Nani Wartabone memimpin langsung upacara pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu "Indonesia Raya" di halaman Kantor Pos Gorontalo, tepatnya tanggal 23 Januari 1942, tiga tahun sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan. Peristiwa saat itu dikenal sebagai Hari Patriotik, sebutan lainnya proklamasi kecil.

Kantor pos Gorontalo


"Pada hari ini, 23 Januari 1942, kita bangsa Indonesia yang berada di sini sudah merdeka, bebas, lepas dari penjajahan bangsa manapun juga. Bendera kita adalah Merah Putih, lagu kebangsaan kita adalah 'Indonesia Raya', pemerintahan Belanda telah diambil alih oleh pemerintahan nasional," Begitulah bunyi proklmasi kemerdekaan yang disuarakan Nani Wartabone.

Perjuangan Nani Wartabone bukan merupakan sebuah dongeng belaka, melainkan bagian dari sejarah kemerdekaan Indonesia. Dalam medan pertempuran Nani Wartabone hanya menggunakan senjata tradisional, sebuah tombak dan pedang. Peralatan seadanya, tetapi dengan kegigihan dan usaha, mampu menumpas penjajah yang saat itu bersenjata lengkap.

Staf Jacobson van den Berg & Co di Gorontalo


Konon, Nani Wartabone memiliki bermacam kekuatan yang saat itu membentengi dirinya saat berada dalam medan pertempuran. Nani Wartabone dikabarkan bisa menghilang, bisa menjadi benda apa saja yang dia mau seperti berubah menjadi pohon besar. Bahkan menurut beberapa saksi sejarah, Bapak Nani Watabone pernah lolos beberapa kali percobahan pembunuhan. Seperti saat Nani Wartabone ditangkap dan akan ditembak mati. Namun, entah ada hal gaib apa seluruh senjata Belanda itu tidak meledak.

Kemudian, Nani Wartabone juga pernah diikat kaki dan tangannya menggunakan tali lalu dikerek dengan mobil, tetapi para penjajah Belanda tidak mampu menarik tubuh Nani Wartabone.

Sebulan setelah proklamasi kemerdekaan di Gorontalo, tentara Jepang datang dan melarang berkibarnya bendera Merah Putih. Nani Wartanobe kemudian mulai memimpin pergerakan untuk melawan kependudukan Jepang. Namun sayangnya, Nani tidak kuasa melawan kekuatan Negeri Matahari Terbit itu.

Nani Wartabone akhirnya ditangkap dan diasingkan ke Manado pada tanggal 30 Desember 1943. Ia baru dilepaskan Jepang pada tanggal 6 Juni 1945 ketika tanda-tanda kekalahan Jepang dari sekutu mulai nampak.

Setelah menyerah kepada sekutu, Jepang masih tetap menghormati Nani Wartabone sebagai pemimpin rakyat Gorontalo. Hal itu terbukti dengan penyerahan pemerintahan Gorontalo dari Jepang kepada Nani Wartabone pada tanggal 16 Agustus 1945.

Sejak hari itu Sang Saka Merah Putih kembali berkibar di bumi Gorontalo setelah diturunkan Jepang sejak 6 Juni 1942.

Pada tanggal 28 Agustus 1945 Nani Wartabone dapat menguasai Telekomunikasi Radio Jepang, baru masa rakyat dapat mengetahui adanya Proklamasi Kemerdekaan RI yang diproklamirkan oleh Soekarno Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945, hal mana telah menambah semangat perjuangan di daerah Gorontalo.

Tanggal 1 September 1945 Nani Wartabone membentuk Dewan Nasioanal terdiri dari 17 orang. Selanjutnya pada bulan Agustus 1946 Nani Wartabone dijatuhi hukuman 15 tahun.

Pada tanggal 23 Desember, Nani Wartabone dibebaskan dari penjara Cipinang dengan syarat tidak diperbolehkan memasuki wilayah Indonesia Timur. Tahun 1958 dia pun memimpin penumpasan terhadap pemberontak Permesta di Gorontalo.

Laki-laki gagah perkasa dan pemberani ini meninggal di tempat kelahirannya, Suwawa, Gorontalo pada tanggal 03 Januari 1986, di usia 78 tahun dan dimakamkam di pemakaman keluarga di Gorontalo.

Tanda jasa/penghargaan yang pernah didapatkan oleh beliau antara lain Surat Penghargaan membantu gerakan Angkatan Perang RI; Perintis Kemerdekaan; Veteran Pejuang Kemerdekaan Indonesia; dan Bintang Mahaputra Utama.

Atas jasa-jasanya pula terhadap bangsa dan negara, Nani Wartabone mendapatkan gelar Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan 2003 silam. Presiden Megawati Soekarnoputri kala itu menyerahkan gelar tersebut kepada ahli warisnya yang diwakili oleh salah satu anak laki-lakinya bernama Hi Fauzi Wartabone di Istana Negara pada 7 November 2003.

Untuk mengenang perjuangannya di kota Gorontalo telah dibangun Tugu Nani Wartabone untuk mengingatkan masyarakat Gorontalo pada kejadian yang bersejarah pada 23 Januari 1942. Namanya juga diabadikan untuk Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Sulawesi Utara.

Agar Tidak Kena Tipu, Berikut Tips Membeli Smartphone Bekas Dengan Kualitas Yang Bagus

Ada banyak alasan bagi seseorang memilih untuk membeli smartphone bekas. Salah satunya adalah untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dengan ponsel kedua di lingkungan khusus, seperti pekerjaan.

Alasan lain yang juga membuat seseorang memilih smartphone bekas adalah pengalaman merasakan ponsel bermerek terkenal dengan harga terjangkau.

Namun, terlepas dari apapun alasannya, membeli smartphone bekas tetap membutuhkan pertimbangan.

Untuk itu, berikut ini adalah beberapa pertimbangan untuk membeli smartphone bekas dengan kualitas yang tak jauh dari harapan dan tentunya terhindar dari penipuan.



1. Beli dari orang yang dikenal apik

Jika ingin membeli smartphone bekas, coba mencarinya melalui kenalan terdekat lebih dulu. Lewat cara ini, kemungkinan dibohongi tentu lebih kecil ketimbang membeli dari orang lain di situs jual beli. Jangan lupa juga untuk menegosiasikan harga.


2. Periksa kelengkapan smartphone termasuk garansi

Selalu ingat untuk memastikan kelengkapan smartphone yang dibeli. Selain ponsel, kelengkapan lain seperti kabel USB, charger (pastikan asli), headset, dan barang lainnya.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah kartu dan masa garansi yang tersisa.


3. Riset harga pasar

Riset harga penting dilakukan agar tak merasa kemahalan ketika membeli smartphone bekas. Tak hanya versi baru, kisaran harga untuk smartphone bekas juga bisa diperoleh dari berbagai situs jual beli.


4. Periksa sinyal dan WiFi

Sebelum membeli, pastikan komponen penangkap sinyal di smartphone tersebut masih berfungsi. Hindari kondisi kehilangan sinyal, ketika di area yang sebenarnya memiliki kondisi bagus. Selain sinyal, fitur WiFi dan Bluetooth juga dipastikan mampu berjalan baik.


5. Cek kinerja dari berbagai fitur smartphone

Jangan ragu mengutak-atik fitur smartphone yang akan dibeli. Tombol, baterai, speaker, dan mikrofon serta fungsi lain harus dipastikan dapat berjalan lancar. Coba juga untuk melakukan atau menerima panggilan.


Semoga Bermanfaat

Jangan Asal Pilih Musik Bila Anda Sedang Menyetir Mobil Sambil Mendengarkan Lagu, Berikut Tipsnya

Mendengar lagu saat menyetir mobil terlebih untuk perjalanan jauh sangat mempengaruhi konsentrasi pengendara.

Fokus dan emosi pengendara sedikit banyak akan terpengaruh jika salah mendengar jenis lagu.

Jika semua penumpang cuma bisa mengandalkan Anda untuk menyetir, maka persiapan yang berfokus pada konsentrasi jadi makin penting. Dari berbagai macam aspek persiapan, menghindari kantuk adalah salah satu hal wajib.

Untuk menghindari serangan kantuk yang datang mendadak, pilihan musik adalah salah satunya.

Berikut ini saran terkait pilihan musik bagi pemudik yang diserahi tanggung jawab sepenuhnya untuk menyetir.



1. Singkirkan playlist lagu yang terlalu nyaman

Lagu-lagu yang terlalu nyaman nan syahdu cocoknya dimainkan untuk membantu Anda bermeditasi atau malah bisa jadi pengantar tidur.

Anda tak mau dininabobokan saat berkendara kan? Jangan, nanti malah jadi "bobo selamanya", ya.


2. Pilih daftar lagu andalan

Sedapatnya, pilih lagu-lagu yang kebanyakan Anda hapal liriknya. Ikut bernyanyi tentu dapat membantu Anda terjaga dari kantuk.

Tidak pernah lihat orang yang ketiduran saat bernyanyi kan? Jadi, jangan ragu ikut bernyanyi meski suara Anda terkenal sumbang.

Anda bernyanyi bukan untuk meraih album platinum, melainkan untuk meraih keselamatan. Tapi, ingat, jangan masukkan lagu-lagu yang membuat Anda terlalu baper (terbawa perasaan), sehingga malah membuat pikiran Anda terlempar ke masa lalu, konsentrasi pun menurun.


3. Pilih daftar lagu yang disukai bersama

Jika daftar lagu yang Anda pilih juga disukai penumpang-penumpang, itu lebih baik lagi. Mereka akan ikut bernyanyi, sehingga Anda juga jadi terjaga dari kantuk. Makin sumbang suara mereka, makin tak bisa tidur Anda.


4. Jangan pilih musik instrumentalia

Tentu saja, musik instrulmentalia membuat Anda tak bisa ikut bernyanyi. Kan tak ada liriknya. Kecuali Anda termasuk orang yang penuh improvisasi, boleh dicoba mengarang liriknya sendiri.


5. Jangan pilih musik yang terlalu memancing adrenalin

Ingat, Anda tak sendirian di mobil. Anda membuat keluarga atau kerabat. Keselamatan mereka menjadi tanggung jawab Anda sebagai pengendara.

Jangan pilih musik yang membuat Anda merasa berhak jadi pemeran utama Fast and Furious hingga selalu tancap gas dan menyalip mobil-mobil lain meski tak dibutuhkan.


Semoga Bermanfaat

5 Kiat Jitu Mengatasi Konflik dengan Rekan Kerja Sekantor Tanpa Menimbulkan Dampak Yang Lebih Parah

Konflik dengan rekan kerja sekantor kadang tidak dapat dihindari karena setiap hari kita berinteraksi dengan mereka.

Pergaulan di kantor dengan atasan, bawahan, juga rekan-rekan kerja sejawat merupakan hubungan yang sama intensnya dengan hubungan Anda dengan keluarga. Jadi ketika Anda mengalami masalah di tempat kerja, hal tersebut akan mempengaruhi kondisi emosional juga performa kerja Anda.

Untuk mengatasi konflik seminimal mungkin di kantor, Anda bisa mencoba kiat-kiat berikut yang dilansir dari Female Network.



Tetap tenang

Hal pertama yang harus Anda lakukan saat konflik dengan rekan kerja mulai memanas adalah dengan tetap tenang dan mengendalikan amarah Anda. Tahanlah untuk tidak mengucapkan kata-kata kasar, meskipun Anda merasa yakin Anda benar. Dengan tetap menahan diri untuk tetap tenang, ini menunjukkan bahwa Anda menghormati diri sendiri, juga meminimalkan dampak yang lebih parah.

Jangan bergosip

Tahan lidah untuk tidak membicarakan masalah atau keburukan-keburukan rekan sejawat Anda kepada rekan yang lain. Bicarakan masalah Anda hanya dengan orang yang objektif dan bisa Anda percayai. Ingatlah, tidak semua orang bisa bersikap objektif. Bukan tidak mungkin keluhan Anda akan disebarluaskan ke orang lain, lalu dibumbui dengan hal-hal dramatis yang justru bisa merugikan Anda.

Dengarkan dan berkompromilah

Ketika konflik sudah mulai mereda, datangilah rekan kerja yang bermasalah dengan Anda. Diskusikan dengan pikiran terbuka, dengarkan penjelasannya, kemudian berkompromilah. Pendapat Anda mungkin sangat berbeda dengannya, tetapi itu tidak berarti bahwa Anda tidak dapat menemukan titik temu. Jika isi kepala Anda dan dia tidak bisa disatukan, tetaplah bersikap tenang untuk menjaga agar situasi tidak semakin memburuk.

Konsultasi dengan HRD

Jika Anda tidak bisa menyelesaikan sendiri, mintalah bantuan divisi HRD untuk mengatasi konflik Anda dengan rekan kerja. Namun perlu diperhatikan, Anda bisa meminta bantuan HRD jika masalah yang Anda hadapi sudah sangat gawat, mengganggu kinerja Anda dan terkait dengan performa perusahaan. Jika hanya masalah pribadi, tidak perlu meminta bantuan pihak lain untuk menyelesaikannya.

Jika semuanya gagal, abaikan

Jika semua usaha untuk berdamai dengannya sudah Anda lakukan tapi tidak ada hasilnya, maka hal terbaik yang harus Anda lakukan adalah mengabaikannya. Fokuslah pada diri Anda dan lakukan pekerjaan Anda dengan sebaik-baiknya. Memang di dunia ini terkadang ada orang yang sebaiknya Anda hindari. Pekerjaan di kantor tentu sudah cukup memusingkan, kenapa menambah beban pikiran dengan memikirkan orang yang tidak mau berdamai dan berkompromi dengan Anda?