Hari ini :


Radiasi Ponsel Ganggu Kesehatan?

Bagi kebanyakan masyarakat, ponsel sudah menjadi bagian yang penting dalam kehidupan kita. Dari hari ke hari jenisnya semakin bertambah dengan kemampuan yang juga semakin meningkat. Banyak perusahaan - perusahaan jasa telepon seluler belakangan ini menggunakan frekuensi 1.800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan frekuensi sebelumnya yang hanya 900 MHz. Banyak keuntungan yang diperoleh dengan penggunaan frekuensi tinggi, khususnya perambatan gelombang. Selain itu, pada frekuensi 1.800 MHz saluran yang tersedia juga lebih banyak. Namun, keadaan tersebut sebaiknya harus kita waspadai sejak dini.


Banyak pemakai ponsel yang resah dengan isu ancaman kesehatan akibat ponsel. Contoh isu tersebut yaitu radiasi ponsel diduga dapat menyebabkan tumor otak, namun hasilnya belum diketahui secara pasti hingga kini. Tudingan lainnya yaitu ponsel dianggap dapat mengganggu peralatan mesin pacu jantung dan alat bantu pendengaran.

Hasil penelitian membuktikan adanya dua penyebab terjadinya kasus tersebut. Yang pertama dituding adalah electromagnetic compatibility (EMC). Emisi energi dari ponsel memang dapat mengganggu peralatan elektronik, seperti alat pacu jantung dan alat bantu pendengaran. Kedua, gangguan datang dari electromagnetic radiation (EMR), yang diduga menyebabkan penyakit kanker. Penelitian yang dilakukan di University of Washington, pada tahun 1996 menemukan bahwa EMR dalam bentuk energi gelombang mikro rendah (seperti yang dihasilkan ponsel) dapat merusak struktur DNA.

Memang, dampak besar gelombang yang timbul akibat penggunaan ponsel masih menjadi perdebatan hingga kini.?Perdebatan kasus tersebut?berlangsung terus-menerus dan tanggapan para ahli yang silih berganti terkadang membuat kita menjadi bingung. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, dampak gelombang elektromagnetik dari ponsel sebenarnya tidak berbahaya asalkan pancarannya kecil. Namun, seberapa kecil ukuran pancaran itu, masih belum jelas hingga kini. Setidaknya kita harus lebih waspada untuk menyikapi kasus tersebut.

8 komentar:

  1. Boleh juga,, nich.. cuman menurutQ masih kurang peninjauan dan aspek biofisika gelombangnya..
    Coba di http://biofismipa.blogspot.com
    barangkali ada lengkap

    ReplyDelete
  2. Terus kalau masih berdebat , yang benar yang mana??
    Terimakasih postingannya

    ReplyDelete
  3. Ya, kelihatannya sepele memang tapi bisa menimbulkan efek yang buruk

    ReplyDelete

  4. thanks for all the bloggers for the advice may be useful especially for me personally, generally for all of us, I hope we all launched online business

    Amin .....................
    pengobatan gondok beracun alami

    ReplyDelete

  5. Thank you so much for the info, very interesting information we wait for the next update ^^
    Obat polip kandung empedu tanpa operasi

    ReplyDelete

  6. Thank you friend for the information very helpful at all .. !!
    Obat Polip kandung Empedu Yang Alami

    ReplyDelete

  7. nice article thanks to reading your article to my knowledge has increased and hopefully this article can be useful for everyone :)
    Cara mengobati amandel yang bengkak dan sudah parah

    ReplyDelete

Stop SPAM Comments